PERAN PUSAT INFORMASI DAN KONSELING KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DALAM MEMPROMOSIKAN ITEM-ITEM BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL
Dalam catatan ini saya hanya sebagai salah satu bagian kecil dalam keanggotaan PIK-KRR di Kampus Bumi Tridharma Universitas Haluoleo. PIK-KRR (Pusat Informasi dan Konseling - Kesehatan Reproduksi Remaja) yaitu badan dibawah binaan BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional) dan atas kerja sama dengan Mendikbud (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) sehingga lahirlah PIK-KRR di sekolah-sekolah dan di Universitas-Universitas di seluruh Indonesia.
Alas pikir yang mendasari terciptanya PIK-KRR yaitu karena adanya kasus-kasus secara umum seperti sebagaimana
diketahui bahwa jumlah remaja umur 10 – 19 tahun di Indonesia terdapat sekitar
43 juta atau 19,6 % dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 220 juta. Dan
diketahui bahwa sekitar 5 % remaja pria dan 1 % remaja putri secara terbuka
menyatakan bahwa mereka pernah melakukan hubungan seksual. Serta kita ketahui
bersama bahwa kasus Narkotika atau obat-obat terlarang dan kasus HIV/AIDS
cendrung terjadi peningkatan dikalangan Remaja. Tiga hal penting ini
(Seksualitas, HIV/AIDS, dan Napza) merupakan masalah yang sangat mengancam
kehidupan remaja kita. Yang harus mendapatkan perhatian kita semua jika tidak
tentu akan merusak masa depan remaja kita.
Keberadaan dan peranan PIK-KRR di lingkungan remaja sangat penting artinya dalam membantu remaja untuk mendapatkan informasi dan pelayanan konseling yang cukup dan benar tentang KRR. Untuk diketahui bahwa pelayanan PIK-KRR Gilar Remaja di Kabupaten Banjarnegara ini relatif sifatnya yang perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan statusnya sehingga mampu berpartisipasi dalam membangun generasi yang tangguh, dan mewujudkan tegar remaja. Yang dimaksud dengan tegar remaja adalah remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari resiko Seksualitas, HIV/AIDS, Narkoba serta menunda usia pernikahan dan bercita-cita mewujudkan keluarga kecil berkualitas, sehingga menjadi contoh, model, idola dan sumber informasi bagi teman sebayanya. Tujuan dari PIK-KRR Gilar Remaja adalah untuk memberikan informasi KRR, ketrampilan kecakapan hidup (life-skills), pelayanan konseling dan rujukan KRR serta mengembangkan kegiatan-kegiatan lain yang khas dan sesuai minat dan kebutuhan remaja untuk mewujudkan Tegar Remaja dalam rangka tercapainya Keluarga Berkualitas dengan Penundaan Usia Perkawinan.
Untuk mencapai visi yang ditetapkan yaitu ”Seluruh Keluarga Ikut KB” serta misi yang ditetapkan ”Mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera”. Untuk mencapai semua itu BKKBN juga telah merumuskan strategi dasar serta sasaran tersebut berkaitan erat dengan program kesehatan Reproduksi remaja, yaitu setiap kecamatan memiliki Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) yang aktif. Oleh karena itu kita harus mau mendengar, mau melihat bagaimana masing-masing daerah dalam upaya pengembangkan PIK-KRR di wilayah masing-masing yang dapat dikembangkan pada daerah masing-masing. (Gilar Remaja:2009)
Keberadaan dan peranan PIK-KRR di lingkungan remaja sangat penting artinya dalam membantu remaja untuk mendapatkan informasi dan pelayanan konseling yang cukup dan benar tentang KRR. Untuk diketahui bahwa pelayanan PIK-KRR Gilar Remaja di Kabupaten Banjarnegara ini relatif sifatnya yang perlu terus dikembangkan dan ditingkatkan statusnya sehingga mampu berpartisipasi dalam membangun generasi yang tangguh, dan mewujudkan tegar remaja. Yang dimaksud dengan tegar remaja adalah remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari resiko Seksualitas, HIV/AIDS, Narkoba serta menunda usia pernikahan dan bercita-cita mewujudkan keluarga kecil berkualitas, sehingga menjadi contoh, model, idola dan sumber informasi bagi teman sebayanya. Tujuan dari PIK-KRR Gilar Remaja adalah untuk memberikan informasi KRR, ketrampilan kecakapan hidup (life-skills), pelayanan konseling dan rujukan KRR serta mengembangkan kegiatan-kegiatan lain yang khas dan sesuai minat dan kebutuhan remaja untuk mewujudkan Tegar Remaja dalam rangka tercapainya Keluarga Berkualitas dengan Penundaan Usia Perkawinan.
Untuk mencapai visi yang ditetapkan yaitu ”Seluruh Keluarga Ikut KB” serta misi yang ditetapkan ”Mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera”. Untuk mencapai semua itu BKKBN juga telah merumuskan strategi dasar serta sasaran tersebut berkaitan erat dengan program kesehatan Reproduksi remaja, yaitu setiap kecamatan memiliki Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) yang aktif. Oleh karena itu kita harus mau mendengar, mau melihat bagaimana masing-masing daerah dalam upaya pengembangkan PIK-KRR di wilayah masing-masing yang dapat dikembangkan pada daerah masing-masing. (Gilar Remaja:2009)